Kesalehan Sejati


Dalam tradisi tentang Yakobus saudara Yesus yang dicatat oleh Eusebius, seorang sejarahwan gereja abad ke-2, ia digambarkan sebagai seseorang yang sangat “kudus”. Dikatakan bahwa ia tidak minum anggur, tidak makan daging dan tidak mandi. Ia hanya mengenakan sehelai pakaian yang tidak pernah dicuci dengan air. Ia sangat tekun berdoa sampai lututnya keras seperti kaki unta. Sedemikian kudusnya ia sehingga diijinkan masuk ke ruang mahakudus di Bait Allah. Orang-orang Yahudi maupun Kristen berebut untuk menyentuh ujung pakaiannya ketika ia melintas. Reputasi ini membuat Yakobus disebut sebagai Yakobus Yang Adil.

Akurasi catatan Eusebius ini patut kita pertanyakan mengingat di Alkitab tiada catatan bahwa Para Rasul mendorong orang untuk tidak makan daging apalagi untuk tidak mandi. Selain itu, hanya Imam Besar yang bisa memasuki ruang maha kudus. Imam Besar adalah jabatan yang diturunkan dari ayah ke anak. Kalau kita percayai bahwa Yakobus adalah anak Yusuf dan Maria, yang bukanlah seorang Imam Besar, tidaklah mungkin ia diijinkan masuk ke ruang maha kudus.

Namun demikian, bukan berarti bahwa reputasi ini sama sekali salah. Sebab reputasi kesalehan Yakobus, khususnya dalam kerangka kepercayaan Yahudi di zaman itu, dapat kita temukan juga di Alkitab. Di Kisah Para Rasul 21:17-26, Yakobus adalah salah seorang yang menasehati Paulus untuk mengikuti ritual pentahiran diri. Ada referensi juga di Galatia 2:12 yang menggambarkan bahwa ada orang-orang dari “kalangan Yakobus” yang kukuh memegang hukum Taurat. Satu lagi bagian Alkitab yang jelas menunjukkan kesalehan Yakobus dan pemahamannya tentang kekudusan Kristiani adalah kitab yang ditulisnya, yaitu kitab Yakobus.

Berbicara tentang kitab Yakobus, beberapa ahli Alkitab menyebut kitab ini sebagai kitab Amsal-nya Perjanjian Baru. Kalau kita perhatikan, memang isi keduanya mirip, ditulis untuk menuntun umat Allah kepada hikmat (Amsal 1:1-7, Yakobus 1:2-8). Isinya penuh dengan nasehat-nasehat praktis dalam menjalani hidup sehari-hari, seperti tentang menilai orang lain (Yakobus 2:1-13), menjaga lidah (Yakobus 3:1-12), memfitnah dan menghakimi orang (Yakobus 4:11-12), membuat perencanaan (Yakobus 4:13-15), kekayaan (Yakobus 5:1-6), doa (Yakobus 5:13-18), dsb.

Di zaman ini kita mungkin cenderung untuk mengaitkan kesalehan dan kekudusan Kristiani dengan hal-hal yang bersifat hubungan pribadi kita dengan Tuhan atau dengan ritual-ritual keagamaan. Sebagian lagi bahkan mungkin mengaitkannya dengan hidup sebagai pertapa yang menjauh dari dunia. Akibatnya kita mungkin jadi merasa bahwa kekudusan tidak ada hubungan langsungnya dengan kehidupan kita sehari-hari. Tapi kesalehan sejati buat Yakobus bukan demikian, melainkan kesalehan yang praktis seperti yang dituliskannya di kitab Yakobus. Kesalehan yang dihidupi di tengah dunia. Kesalehan yang terpancar dalam tindakan keseharian kita, yang dapat dilihat langsung dan dirasakan dampaknya oleh orang lain.

About Jian Ming Zhong

In short, I am a five point calvinist, amillennial, post-trib rapture, paeudobaptistic (not for salvation), classical cessationism , and covenantal. I embrace Reformed Theology and subscribe to the WCF 1647. I do not break fellowship with anyone who holds to the essentials of the faith (i.e., the Trinity, the Deity of Christ, Jesus' Physical Resurrection, Virgin Birth, Salvation by Grace through Faith alone, Monotheism, and the Gospel being the death, burial, and resurrection of Jesus) but does not affirm Calvinist Theology in the non-essentials. I strongly believe that God's grace and mercy are so extensive that within the Christian community there is a wide range of beliefs and as long as the essentials are not violated, then anyone who holds to those essentials but differs in the non-essentials is my brother or sister in Christ. Romans 11:36 "For of Him and through Him and to Him are all things. To whom be Glory forever. Amen!"
This entry was posted in Devotional. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s