Montanus Nabi Ekstasis


Salah satu tantangan internal dalam gereja yang muncul pada akhir abad ke-2 adalah gerakan Montanisme, yang didirikan oleh Montanus. Montanus menyatakan bahwa setelah dia percaya kepada Tuhan, dia mendapat penglihatan dan mendapatkan tugas untuk mempersiapkan gereja sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang kedua. Bersama kedua muridnya, yaitu Priska dan Maksimila, mereka mengklaim bahwa mereka adalah perwu-judan roh kudus yang dijanjikan Yesus, seperti tertulis dalam injil Yohanes. Di kelompok ini, penekanan akan hidup kudus dan disiplin rohani sangat diutamakan, dan mereka percaya bahwa orang yang berdosa setelah dibaptis, tidak bisa diampuni. Mereka juga melarang pernikahan kembali dari orang-orang yang telah bercerai.

Meskipun kelompok Montanisme ini mengikuti ajaran gereja Kristen secara umum, ada beberapa perbedaan yang menonjol. Gerakan Montanisme menekankan kondisi esktasi (diluar kesadaran diri) ketika bernubuat, berbeda dengan nabi-nabi di perjanjian lama (Yesaya, Yeremia, atau Daniel), atau di perjanjian baru (Agabus) yang bernubuat dalam keadaan sadar. Selain itu, nabi-nabi dari gerakan Montanisme tidak berbicara sebagai utusan Tuhan, melainkan mengklaim bahwa mereka berbicara atas nama Tuhan. Dan yang ketiga, kelompok ini percaya bahwa Allah Bapa bekerja dalam waktu tertentu di perjanjian Lama, Yesus berkarya dalam kurun waktu terbatas di Perjanjian Baru, dan saatnya bagi Roh Kudus, melanjutkan karya Tuhan. Karena ajaran yang salah dan pengaruh gerakan Montanisme ini menyebar dan menimbulkan keresahan di kalangan jemaat, pemimpin gereja menyatakan bahwa aliran Montanisme adalah sesat.

Seperti gerakan Montanisme pada abad kedua, fenomena munculnya gerakan yang mengklaim sebagai perwujudan wahyu Tuhan juga terjadi di jaman modern. Apalagi ditambah dengan karunia-karunia roh (karismata) yang ditampilkan, menjadikan kita ragu manakah ajaran yang benar dan yang keliru. Kita tidak boleh menghakimi dengan semena-mena, karena apabila klaim mereka benar, maka kita justru berdosa karena mengolok-olok karya Roh Kudus. Satu cara yang bisa kita pakai sebagai patokan, adalah ajaran Tuhan Yesus dalam Matius 7: 15 – 20. Melalui buah yang dihasilkan, kita bisa menilai apakah sebuah ajaran itu berasal dari Tuhan. Pohon yang baik, akan menghasilkan buah yang baik, sedangkan pohon yang tidak baik, akan menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak keting-galan, Rasul Paulus juga memberikan nasehat yang penting kepada jemaat Korintus, yang terkenal sebagai gereja yang mempunya banyak karismata. Di tengah perselisihan atas karunia rohani manakah yang terutama, Paulus menekankan bahwa diatas karunia rohani itu, jemaat harus mempunyai kasih (1 Korintus 13), karena tanpa kasih, maka sia-sia pulalah semua karunia rohani yang dibanggakan itu. Sehingga, apabila ada sebuah ajaran yang spektakular, namun sama sekali tidak memancarkan kasih, kita tahu asalnya dari mana bukan?

About Jian Ming Zhong

In short, I am a five point calvinist, amillennial, post-trib rapture, paeudobaptistic (not for salvation), classical cessationism , and covenantal. I embrace Reformed Theology and subscribe to the WCF 1647. I do not break fellowship with anyone who holds to the essentials of the faith (i.e., the Trinity, the Deity of Christ, Jesus' Physical Resurrection, Virgin Birth, Salvation by Grace through Faith alone, Monotheism, and the Gospel being the death, burial, and resurrection of Jesus) but does not affirm Calvinist Theology in the non-essentials. I strongly believe that God's grace and mercy are so extensive that within the Christian community there is a wide range of beliefs and as long as the essentials are not violated, then anyone who holds to those essentials but differs in the non-essentials is my brother or sister in Christ. Romans 11:36 "For of Him and through Him and to Him are all things. To whom be Glory forever. Amen!"
This entry was posted in Devotional. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s