“Doa Seorang Ateis di Ruang ICU”


Oleh: Julianto Simanjuntak

Sekalipun aku sedang sakit aku tidak takut

Sebab Google itu pembimbingku, Yahoo penuntunku

Sungguh aku tidak takut

Meski penyakitku belum jelas

tidak tahu kapan sembuh

Aku tidak sedih

Sebab Blackberry di tangan kananku

Iphone ditangan kiriku

Siap menghiburku slalu

Temanku rajin beragama tapi cengeng

suka mengeluh dan bersungut lagi

Aku….aku ateis tapi cengeng itu pantang bagiku

meskipun tubuhku lemah

badanku penuh infus aku pantang mengeluh

Aku percaya pada dokterku

Untuk apa percaya Tuhan

Mereka yang beragma kelakuannya sama saja

Kata temanku dia beragama karena takut neraka

Yang satu bilang karena kepingin dapat tiket ke sorga

Dangkal sekali beragamanya, memuakkan

Teman-temanku mengejekku ateis…Ya aku ateis

Lebih baik ateis seperti aku daripada mereka

Mereka itu hanya berdoa kalau kepepet

Kalau lagi senang lupa kok sama Tuhan mereka

Penghiburan mereka umumnya gadget dan belanja kok seperti aku

Lagipula Tuhan yang katanya penuh cinta aku tidak lihat

Lembaga Agama sebelah rumahku 4 kali pecah karena uang

Pemimpinnya yang sebelah rumahku kagak cakapan

Temanku yang suka mabuk namanya Matthew

Yang suka ganti kuitansi di kantor kami namanya Peter

Yang ajak aku cari cewek cantik, namanya Jakob

Yang pernah ngajak aku selingkuh namanya Sarah

Ah, sakit sakit aku merasa sakit

Kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati

Tapi aku percaya aku akan sembuh

Aku tidak takut

Aku tidak takut

Tapi Kok aku masih takut juga

Aku tidak takut aku tidak takut

Tapi Aku kok taa ………..aaa….aaaaaa ……

archhhhh….

Note:

Mohon maaf jika kebetulan ada kesamaan nama. Tidak ada maksud sengaja. Beberapa waktu lalu saya sering mengunjungi Penjara, dan melayani beberapa panti narkoba. Saya bingung aja, sebab saat bersalaman dengan mereka 80% memiliki nama yang diambil dari Kitab Suci.

Kalau hidup dan perilaku kita sama dengan mereka yang kita sebut duniawi dan tidak kenal Tuhan, apakah ada arti agama kita dihadapan mereka ?

About Jian Ming Zhong

In short, I am a five point calvinist, amillennial, post-trib rapture, paeudobaptistic (not for salvation), classical cessationism , and covenantal. I embrace Reformed Theology and subscribe to the WCF 1647. I do not break fellowship with anyone who holds to the essentials of the faith (i.e., the Trinity, the Deity of Christ, Jesus' Physical Resurrection, Virgin Birth, Salvation by Grace through Faith alone, Monotheism, and the Gospel being the death, burial, and resurrection of Jesus) but does not affirm Calvinist Theology in the non-essentials. I strongly believe that God's grace and mercy are so extensive that within the Christian community there is a wide range of beliefs and as long as the essentials are not violated, then anyone who holds to those essentials but differs in the non-essentials is my brother or sister in Christ. Romans 11:36 "For of Him and through Him and to Him are all things. To whom be Glory forever. Amen!"
This entry was posted in Articles and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to “Doa Seorang Ateis di Ruang ICU”

  1. Anonymous says:

    Kalau anda melihat manusia anda akan kecewa, karena manusia tidak ada yang sempurna. Baca lah alkitab ” Lihatlah pribadi Yesus’ yang rela menderita demi mengangkat dosa-dosa kita agar kita dapat beroleh hidup kekal bersama dengan Dia’….pilihan ditangan anda>>>>bila Surga dan Neraka itu ADA>>>>>YANG MANA YANG ANDA PILIH>>>>>?????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s