HIDUPKU ADA TUJUAN YANG PASTI


Written by Er

1. Aku merasa bahwa hidup tanpa uang nggak mungkin bahagia.
2. Apa yang kita inginkan bisa terpenuhi karna ada uang kadang aku berfikir kalau sewaktu aku mati pasti masuk neraka tapi aku nggak peduli yang penting hidup ini enjoy dan happy. Hidupkan cuma 1 kali. Entar di neraka juga nggak sendirian.
3. Tapi di saat aku ada masalah, aku merasa hidup ini membosankan dan seringkali aku berputus asa. Apalagi kalau masalahnya berhubungan dengan cinta. Pernah aku mencoba bunuh diri dengan meminum racun kecoak tapi nggak mati yang ada malah tenggorokan kering dan mencret.
4. Karena hidup bagiku harus punya uang, aku putuskan kerja cari uang yang lebih banyak, banyak uang kan mau apa aja bisa apalagi pacar, gampanglah kalau ada uang.
5. Setelah aku sampai di Hong Kong dan aku dapat majikan yang super… aku pengen ganti majikan. Hari liburku aku habiskan di Victorya Park nongkrong bareng temen-temen.
6. Suatu hari aku ketemu ma seorang Ibu dan dia membawa aku ke gereja. Pertama aku ikut ibadah aku merasa bahwa hidupku selama ini penuh dengan hal-hal yang konyol dan memikirkan kebahagiaan sesaat. Aku nggak tau kenapa tiap hari minggu merindukan gereja.
7. Aku merasakan kenyamanan kedamaian dan rasa kekuatiranku juga berkurang padahal tujuanku ke gereja pertamakali aku datang Cuma mau numpang tidur.
8. Tapi seiring waktu berjalan dan temen-temen di gereja sudi mengabarkan kabar gembira untuk aku. Kadang kalau udah kerja udah selesai, kadang aku telpon temen-temen tuk lebih tau lagi tentang kabar gembira dan suatu malam aku sharing sama seorang teman dan di saat itu juga aku menerima Yesus sebagai Juruslamat dan Tuhanku, dengan berdoa “Tuhan Yesus aku membuka hatiku untuk menerima Engkau menjadi juruselamat dan Tuhanku, ampunilah segala dosaku dan jadikanlah saya seperti yang Engkau inginkan, Amin!”
9. Setelah aku menerima Yesus, aku merasakan perubahan dalam hidupku. Bagiku sekarang uang bukanlah segalanya. Uang memang perlu tetapi bukan yang utama dan setiap aku ada masalah aku nggak gampang berputus asa karena aku tau bahwa Tuhan Yesus pasti menolong aku dan hidup ini merasa damai tentram walau uang cuma pas-pasan.
10. Aku nggak kuatir lagi tentang kematian karna aku pasti masuk surga seperti yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus.
11. Sekarang hidupku ada tujuannya yang pasti, selama aku hidup di dunia ini aku akan terus ikut Kristus dan memuliakanNya.
12. Sekian kesaksian saya.

About Jian Ming Zhong

In short, I am a five point calvinist, amillennial, post-trib rapture, paeudobaptistic (not for salvation), classical cessationism , and covenantal. I embrace Reformed Theology and subscribe to the WCF 1647. I do not break fellowship with anyone who holds to the essentials of the faith (i.e., the Trinity, the Deity of Christ, Jesus' Physical Resurrection, Virgin Birth, Salvation by Grace through Faith alone, Monotheism, and the Gospel being the death, burial, and resurrection of Jesus) but does not affirm Calvinist Theology in the non-essentials. I strongly believe that God's grace and mercy are so extensive that within the Christian community there is a wide range of beliefs and as long as the essentials are not violated, then anyone who holds to those essentials but differs in the non-essentials is my brother or sister in Christ. Romans 11:36 "For of Him and through Him and to Him are all things. To whom be Glory forever. Amen!"
This entry was posted in Testimony. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s