Reiki (Ulasan Singkat)


See:

What is Reiki?

“What is a Christian Perspective on Reiki?”

A former Reiki master who has become a Christian

Oleh: Fery T

reikiSaya sendiri bukanlah praktisi yoga atau pun reiki, namun semua analisa yg saya tulis ini berani saya pertanggungjawabkan sepenuhnya karena merupakan hasil penelitian literatur dan wawancara berbulan-bulan dengan beberapa praktisi master yoga.

Berikut ini penjabaran singkat mengenai apa itu reiki, bagaimana hubungannya dengan yoga dan bagaimana Alkitab memandang hal2 tersebut:

Reiki berasal dari bahasa jepang rei=alam semesta dan ki=energi. maka dari asal katanya dapat kita simpulkan bahwa reiki adalah energi alam semesta. energi ini oleh para praktisi reiki sering dikenal dengan nama energi ilahi. energi di alam semesta memiliki butir2 partikel yg berbeda-beda ukurannya. Ada yg kasar (biasanya dipergunakan utk tenaga dalam/ilmu bela diri) tapi ada juga yg halus (biasanya dipergunakan utk melakukan penyembuhan).

reiki3

Reiki adalah energi ilahi yg sangat cerdas. ia memiliki butir yg begitu halus sehingga dapat meresap masuk ke dalam jaringan2 tubuh/organ2 yang sakit dan mampu melakukan penyembuhan dengan cermat. ia seperti memiliki pikiran dan kehendak sendiri sehingga tahu betul kapan harus melakukan penyembuhan dan kapan harus berhenti jika energi yg disalurkan dirasa sudah cukup utk menyembuhkan. energi reiki juga memiliki keistimewaan dapat meresap ke dalam jaringan/organ tubuh yg sakit secara merata sehingga akan menambah kuat efek kesembuhan yg dialami pasien. kehebatan dari reiki yg lain adalah bahwa energi ini tidak tergantung dimensi ruang dan waktu, sehingga ia bisa diakses dimana saja dan setiap saat, bahkan dapat dilakukan penyembuhan secara jarak jauh tanpa batasan jarak dan waktu. luar biasa bukan?

Selain utk tujuan penyembuhan alternatif segala macam penyakit, reiki juga bermanfaat untuk menyehatkan tubuh, membuat awet muda, kulit semakin segar dan cerah, 200241957-001pikiran semakin tenang, konsentrasi meningkat, hubungan dengan Tuhan terasa semakin dekat, semakin memiliki kasih pada sesama, semakin bijaksana, dsb. intinya: semakin banyak energi ilahi yg mengalir dalam tubuh seseorang maka akan semakin baiklah kondisi fisik maupun kejiwaan org tersebut. siapa yg ga mau dengan segala manfaat positif ini bukan?

Pada dasarnya aliran reiki terdiri dari 2 aliran besar yaitu reiki usui dan reiki tummo. pada jaman dahulu banyak para biksu belajar bertahun2 dengan susah payah agar memiliki energi reiki ini (reiki usui), namun sekarang, rahasia memiliki energi ilahi ini sudah dibuka kepada banyak org sebagai anugerah yg luarbiasa sehingga dengan seketika saja seseorang sudah dapat dirasakan manfaatnya. hal ini dapat terjadi karena adanya attunenment=pembukaan jalur energi utama. hal inilah yg diajarkan dalam reiki tummo. akibatnya, reiki tummo sekarang menjadi aliran reiki yg sangat praktis dan memudahkan para peserta pemula utk dapat langsung merasakan manfaat dari energi ilahi tersebut.

Yang terjadi pada saat attunenment dilakukan adalah: terbukanya jalur energi utama (yg terletak pada ruas tulang belakang), terbukanya cakra2 utama tubuh (cakra=pintu keluar/masuk energi dalam tubuh) dan dibangkitkannya energi yg tersimpan dalam tubuh manusia yg dikenal dengan nama kundalini. karena itu, akibat dilakukannya attunenment sungguh luarbiasa karena energi dari kundalini yg terletak pada ujung tulang ekor dan energi ilahi yg akan masuk melalui cakra kepala (ubun-ubun) akan bersinergi menghasilkan energi baru yg akan menyehatkan tubuh dan mengikis setiap kotoran yg menghambat/menutupi pada jalur2 energi di tubuh kita.

Bagaimana agar energi reiki=energi ilahi ini bisa kita miliki dan beredar dalam tubuh kita? caranya mudah saja yaitu dengan mau melakukan attunenment dibantu oleh seorang master yoga seperti yg dijabarkan diatas. langkah selanjutnya adalah dengan melakukan latihan2 lain yg nantinya akan diajarkan.

Nah, setelah kita tahu manfaatnya yg begitu banyak, timbulah pertanyaan: apakah sebetulnya tujuan akhir dari reiki? apakah hanya untuk kesehatan? ternyata setelah penulis melakukan wawancara dan membaca berbagai materi mengenai reiki, maka diketahui bahwa sebetulnya tujuan akhir dari reiki adalah yoga=bersatu dengan alam semesta. ajaran yoga ini adalah ajaran yg berasal dari konsep agama hindu yaitu bahwa tujuan akhir dari kehidupan manusia adalah bersatu dengan alam. dalam agama hindu, alam itu diidentikkan dengan Tuhan.

Nah sekarang bagian terakhir yg saya ingin lakukan adalah melakukan perbandingan antara ajaran reiki dengan ajaran alkitab. saya berharap dengan perbandingan ini kita sebagai anak Tuhan (org kristen, red) akan mempertimbangkan jauh lebih matang sebelum memutuskan akan bergabung menjadi praktisi reiki/yoga:

REIKI KEKRISTENAN
tujuan akhir kehidupan adalah bersatu/melebur dengan alam memuliakan Allah pencipta alam dan bersama2 akan bertemu dalam kerajaan sorga.
alam semesta adalah allah alam semesta adalah ciptaan Allah
terbebas dari kejahatan adalah dengan memperbolehkan semakin banyak energi ilahi dan energi kundalini mengikis kotoran2 pada jalur2 energi kejahatan adalah dosa melawan Allah yg hanya dapat diselesaikan dengan cara penebusan oleh korban Kristus yg disalibkan.
keselamatan dicapai dengan usaha sendiri 

adalah bagian dari allah bagaikan percikan api dari api ilahi

keselamatan adalah anugerah Tuhan sematamanusia hanyalah ciptaan Allah yg seharusnya melayani Dia.
pikiran itu ga berguna dan harus makin ditinggalkan pikiran itu sangat berharga, bahkan kita diminta memuliakan Tuhan dengan segenap pikiran kita.
mempercayai reinkarnasi percaya bahwa kesempatan hidup cuma sekali dan kemudian harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan.

Nah, dari artikel singkat ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa reiki/yoga sangat bertentangan dengan ajaran alkitab. jadi…, mengapa juga memaksakan diri terlibat didalamnya? jika ingin meningkatkan kesehatan, bukankah masih banyak pilihan olahraga lain yg dapat kita lakukan?

catatan khusus:

Penilaian saya terhadap teman2 yg mengikuti reiki adalah bahwa saya melihat semakin lama mereka semakin ga percaya pada konsep yg diajarkan Alkitab dan terbawa arus semakin jauh dengan menyakini ajaran2 hindu yg lain misalkan mengenai reinkarnasi, pencerahan pikiran, tubuh yg dianggap lebih rendah kedudukannya dibandingkan jiwa, dsb.

oke, demikian ulasannya, semoga bermanfaat.

terimakasih dan Tuhan Yesus memberkati.. ^^

About Jian Ming Zhong

In short, I am a five point calvinist, amillennial, post-trib rapture, paeudobaptistic (not for salvation), classical cessationism , and covenantal. I embrace Reformed Theology and subscribe to the WCF 1647. I do not break fellowship with anyone who holds to the essentials of the faith (i.e., the Trinity, the Deity of Christ, Jesus' Physical Resurrection, Virgin Birth, Salvation by Grace through Faith alone, Monotheism, and the Gospel being the death, burial, and resurrection of Jesus) but does not affirm Calvinist Theology in the non-essentials. I strongly believe that God's grace and mercy are so extensive that within the Christian community there is a wide range of beliefs and as long as the essentials are not violated, then anyone who holds to those essentials but differs in the non-essentials is my brother or sister in Christ. Romans 11:36 "For of Him and through Him and to Him are all things. To whom be Glory forever. Amen!"
This entry was posted in Articles and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s