Pemahaman Alkitab: B.A.S.I.C.


Pemahaman Alkitab dapat diringkas menjadi poin-poin B.A.S.I.C. (DASAR):

Bible(Alkitab)—Ini mungkin sangat biasa, namun tetap penting untuk memastikan Alkitab terbuka saat anda mempelajarinya. Akan sangat membantu untuk memiliki setidaknya dua versi Alkitab terbuka pada tulisan yang sama. Bagi yang bisa berbicara dan membaca Bahasa Inggris memiliki hadiah tak ternilai berupa banyaknya terjemahan dari Firman TUHAN. Ini dapat menolong anda untuk mendapat cara pandang baru dari bagaimana istilah-istilah spesifik ditangani pada teks-teks berbeda.

Sebagai contoh, anda dapat membaca Efesus 3:17a pada salah satu versi sebagai, “so that Christ may dwell in your hearts through faith” (New International Version) (= supaya Kristus dapat tinggal di dalam hati kalian melalu iman), dan coba lihat terjemahan New Living Translation dan baca, “Then Christ will make his home in your hearts as you trust in him.” (= Dan Kristus akan tinggal di dalam hati kalian saat kalian percaya pada-Nya.)

Attitude—  (Sikap) —Penerimaan dan perhatian sangat penting bagi mereka yang mau mendapat keuntungan dari pembelajaran Alkitab. Ini berarti anda membuka Alkitab berharap Firman TUHAN untuk berbicara pada anda, dan bahwa anda bersedia melaksanakannya dalam praktek apa yang sudah anda pelajari. Mereka yang membaca Alkitab dengan sikap kurang peduli, tidak berharap belajar apa pun, sangat jarang kecewa (N.B.:mereka akan tidak menemukan apa pun). Tapi TUHAN memberikan penghargaan terhadap rasa penasaran, kelaparan, pertanyaan dan keterbukaan bagi orang yang mengharapkan-Nya.

Satu dari cara-cara terbaik untuk mengatur sikap anda berdoalah sebelum anda mempelajari Alkitab. Mintalah TUHAN untuk membuka mata, pikiran dan hati anda saat anda membaca dan memikirkan Firman-Nya. Minta TUHAN untuk menunjukkan penghalang yang menjauhkanmu dari pembelajaran dan kemudian tunggu sesaat dalam kesunyian untuk membiarkan Ia menjawab doa anda. Buka Alkitab anda dengan penuh harapan.

System (Sistem) —Selama beberapa abad, para pengikut Kristus telah mengembangkan banyak pendekatan untuk membaca dan mempelajari Alkitab. Berlatih teratur untuk mempelajari Alkitab lebih sistematik daripada praktek menguntungkan anda saat sekedar membaca Alkitab untuk tujuan-tujuan perenungan. Pembacaan Alkitab untuk renungan lebih seperti makan fast-food (makanan cepat saji) yang bernutrisi, sedangkan pembelajaran Alkitab setara dengan satu set penuh hidangan makanan. Kedua jenis pengayaan spiritual tersebut memiliki tempat-tempatnya tersendiri.

Satu sistem dapat melibatkan penggunaan sebuah catatan atau jurnal untuk mencatat. Sistem lain bisa melibatkan panduan studi atau buku latihan. Pembelajaran Alkitab harus melibatkan berbagai cara membaca dari suatu tulisan, dan mugkin menggarisbawahi teks-teks penting. Ingat dalam pikiran daftar hal-hal yang hendak anda amati saat anda membaca: kata kerja (di mana perintah tersirat/tersembunyi), orang-orang (di mana pelajaran tentang hidup tersirat), sifat-sifat karakter (di mana contoh-contoh tersirat), dan benda-beda tak lazim yang dapat membangkitkan pertanyaan yang baik. Tulisan yang sudah dikenal justru membutuhkan lebih banyak perhatian, bukannya lebih sedikit. (Sebagai contoh: 1 Korintus 13:13 mendaftarkan “iman, pengharapan dan kasih” dan memberitahukan kita bahwa “yang paling utama/hebat dari kesemuanya ini adalah kasih.” Kenapa kasih merupakan yang terutama?) Kemudian cari jawabannya di konteks keseluruhan dari ayat tersebut atau tulisan tersebut.

Pilih sebuah sistem atau pendekatan pada pembelajaran Alkitab untuk diikuti dan digunakan sesaat. Kembangkan keahlian untuk pendekatan berbagai tulisan dalam cara yang sama, melatih diri anda sendiri untuk lebih peka mengamati dan berpikir.

Ada banyak alat tersedia untuk membantu anda menjawab pertanyaan-pertanyaan umum dan menghindari berbagai kesalahan yang disebabkan kurangnya pengetahuan dari apa yang diajarkan isi Alkitab lainnya. Ada banyak panduan belajar dengan kerangka yang sudah disiapkan (seperti Life Application Bible Studies dari Penerbit Tyndale) yang dapat anda gunakan untuk membantu proses belajar. Alat lain seperti kamus-kamus Alkitab, rangkuman konteks, dan komentar-komentar yang dapat membantu memberikan informasi latar belakang dan memperluas pengertian anda.

Involvement (Keterlibatan) — Alkitab adalah “hidup dan berkuasa. Alkitab lebih tajam daripada pedang bermata dua tertajam” (Ibrani 4:12). Firman TUHAN akan berbicara dalam hidup anda. Terlibatlah dalamnya. Siap mematuhi. Jika anda menemukan dirimu berpikir bagaimana suatu tulisan bisa diaplikasikan pada hidup orang lain, mungkin anda tidak memberi perhatian cukup teliti.

Confidence (Keyakinan) —Alkitab adalah Firmannya TUHAN, maka anda dapat yakin bahwa Alkitab tepat dan benar. Alkitab akan menjadi panduan dan pendamping untuk hidup. Jangan berharap memahami semuanya pada pertama kali. Anda dapat bertumbuh ke dalamnya. Jangan khawatir, karena bagian-bagian itu yang anda mengerti akan cukup banyak untuk membuat anda sibuk melakukan pembelajaran Alkitab untuk waktu yang lama.

About these ads

About Jian Ming Zhong

In short, I am a five point calvinist, amillennial, post-trib rapture, paeudobaptistic (not for salvation), classical cessationism , and covenantal. I embrace Reformed Theology and subscribe to the WCF 1647. I do not break fellowship with anyone who holds to the essentials of the faith (i.e., the Trinity, the Deity of Christ, Jesus' Physical Resurrection, Virgin Birth, Salvation by Grace through Faith alone, Monotheism, and the Gospel being the death, burial, and resurrection of Jesus) but does not affirm Calvinist Theology in the non-essentials. I strongly believe that God's grace and mercy are so extensive that within the Christian community there is a wide range of beliefs and as long as the essentials are not violated, then anyone who holds to those essentials but differs in the non-essentials is my brother or sister in Christ. Romans 11:36 "For of Him and through Him and to Him are all things. To whom be Glory forever. Amen!"
This entry was posted in Articles and tagged , . Bookmark the permalink.